Ini Jawaban Jokowi Soal Banjir dan Macet Jakarta

Pastikan Anda sudah bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter, Cukup klik Tombol LIKE dibawah ini :



JAKARTA - Gubernur DKI Jokowi menjawab pertanyaan wartawan mengenai masalah Jakarta yang paling kronis, yakni kemacetan dan banjir. Jokowi mengatakan ia baru bertemu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Kepala Dinas Perhubungan DKI, dan akan segera melihat langsung ke lapangan.

Untuk masalah banjir, Jokowi mengatakan ia sudah mengerti dan sudah dapat dibaca di lapangan. Menurutnya penyelesaian masalah banjir merupakan quick win dan harus bisa dijawab oleh Pemprov DKI.

"Kalau tidak bisa dijawab, itu nanti Pemda DKI yang kena marah dari masyarakat. Tetapi saya yakin dengan manajemen organisasi yang kami penuhi. Tentu tidak dalam satu atau dua bulan (masalah banjir selesai). Tidak bisa membalik tangan langsung berubah semua," ujar Jokowi, Senin (15/10/2012) di Balai Kota.

Dikatakannya, untuk penyelesaian masalah banjir di Jakarta ada tahapannya. Menurutnya yang paling penting adalah mewujudkan harapan warga Jakarta.

"Harapan itu harus dijawab dengan kerja keras. Kami siap untuk itu. Banjir besok baru dilihat, jawabnya besok. Orang ketemu Dinas Pekerjaan Umum saja baru sekarang. Tetapi itu bukan masalah sehari dua hari bisa selesai. Ini akan jadi sinergi dengan Dinas Pekerjaan Umum," cetusnya.

Mengenai masalah kemacetan di Jakarta, Jokowi juga mengatakan baru bisa menjawab hal itu besok. Menurutnya hari ini ia baru bertemu dengan Kadishub DKI. "Saya masih sinkronkan. Besok akan saya jawab dengan presentasi. Lihat anggarannya dan infrastruktur," tandasnya.

[sumber] [LenteraInfo]
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Masukkan alamat email kamu untuk mendapatkan informasi menarik setiap harinya:

Jangan lupa untuk mengkonfirmasi langganan di alamat email kamu

Delivered by FeedBurner

Comments
1 Comments

1 comments:

Herman Bagus mengatakan...

semoga jakarta bisa lebih baik lagi

Posting Komentar