Virus mirip SARS berasal dari hewan?

Pastikan Anda sudah bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter, Cukup klik Tombol LIKE dibawah ini :

Virus mirip SARS berasal dari hewan?

Setelah lima orang dilaporkan memperlihatkan gejala infeksi virus mirip SARS di Denmark, WHO berusaha meneliti sifat dan cara penyebarannya lebih dalam.

Pihak Britain's Health Protection Agency pun sudah mempublikasikan sebuah urutan genetik awal virus pernapasan yang terkait dengan kelelawar. Ilmuwan juga mengatakan unta, domba, atau kambing diduga bisa terjangkit virus ini.

Ilmuwan kemudian menjelaskan kalau virus baru ini tidak separah SARS yang telah membunuh ratusan orang yang kebanyakan berada di Asia pada tahun 2003 lalu.

Di Geneva, juru bicara WHO Glenn Thomas membeberkan pada wartawan kalau virus mirip SARS tersebut tidak mudah ditularkan dari satu manusia ke manusia yang lain. Namun analisis selanjutnya tetap dilakukan. Ia juga mengatakan sekarang masih terlalu dini jika mengumumkan ancaman bahaya dari virus baru. Sebab belum banyak yang bisa diketahui dari cara penyebaran atau perkembangan virus.

Virus mirip SARS tersebut merupakan tipe corona, keluarga virus yang menyebabkan pilek dan juga SARS. Pihak WHO menduga dua korban dari Timur Tengah mungkin mendapatkannya dari hewan.

"Masuk akal jika hewan tertentu ada di area itu dalam jumlah besar," terang ahli virus corona, Dr Ralph Baric dari University of North Carolina seperti yang dikutip dari CBS News (28/09).

Ahli biologi pun sekarang perlu pergi ke area terjangkitnya virus dan mengambil sampel hewan apapun yang ada di sana, termasuk unta dan kambing. Dr Baric juga mengatakan penting bagi ilmuwan menemukan cara penyebaran virus pada hewan dan kontak seperti apa yang dilakukan manusia sehingga bisa tertular.

WHO juga menyampaikan kalau ilmuwan kini sedang bekerja sama dengan para ahli di Timur Tengah demi menganalisis virus. Sayangnya hal itu tidak bisa dipaparkan lebih lanjut sampai investigasi benar-benar selesai.

Sementara itu, ahli penyakit infeksi Michael Osterholm dari University of Minnesota mengatakan bahwa mengetahui asal virus akan memunculkan petunjuk untuk menghentikannya. Dan jika benar virus mirip SARS ini berasal dari hewan, bisa saja perkembangannya menjadi berbahaya dan mematikan.

[sumber] [LenteraInfo]
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Masukkan alamat email kamu untuk mendapatkan informasi menarik setiap harinya:

Jangan lupa untuk mengkonfirmasi langganan di alamat email kamu

Delivered by FeedBurner

Comments
0 Comments

0 comments:

Posting Komentar