Tawuran SMA 6 dan SMA 70 Didukung Oknum Senior dan Alumni

Pastikan Anda sudah bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter, Cukup klik Tombol LIKE dibawah ini :

SMA 6 dijaga polisi

Oknum senior dan alumni turut terlibat dalam persoalan ini

Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan sudah membicarakan masalah hukum terkait peristiwa penyerangan yang dilakukan murid SMAN 70 terhadap SMAN 6, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Polisi mengundang guru dari kedua sekolah, perwakilan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Solusi terbaik dalam menyelesaikan masalah tawuran antar dua sekolah yang sudah sering terjadi itu sudah menemui titik terang.

Menurut Ketua Komite SMAN 70, Ricky Agusiadi, tidak semua siswa yang berada disekolahnya serta merta ikut dalam setiap tawuran. Sebagian siswa memang selalu terlibat dalam tawuran dan sebagian besar siswa hanya ikut-ikutan saja.

Tawuran itu, lanjut dia juga didorong dari dukungan para oknum senior dan alumni dua sekolah yang jaraknya tidak berjauhan itu.

"Memang masalah ini tidak semudah membalikkan tangan. Sekarang kita hanya bisa memberi nyaman dan aman sama siswa yang ada. Sekarang, keamanan juga sudah diberikan jaminan dari pihak berwajib," ujar Ricky usai pertemuan di Polres Metro Jakarta Selatan.

Guna meredam aksi tawuran, sekolah sudah sering memanggil alumni dan meminta solusi jangka panjang untuk menyelesaikan masalah ini. Ternyata, ada oknum yang mengatasnamakan alumni yang menjadi pemicu. Mereka sudah dinyatakan dikeluarkan dari SMAN 70 dan SMAN 6.

[sumber] [LenteraInfo]
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Masukkan alamat email kamu untuk mendapatkan informasi menarik setiap harinya:

Jangan lupa untuk mengkonfirmasi langganan di alamat email kamu

Delivered by FeedBurner

Comments
1 Comments

1 comments:

Herman Bagus mengatakan...

wah wah jan ada ada ae sob..

Posting Komentar