Sakit Gigi Sebabkan Sakit Kepala?

Pastikan Anda sudah bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter, Cukup klik Tombol LIKE dibawah ini :

sakit-gigi-sebabkan-sakit-kepala

Saat anda sakit gigi terkadang disertai dengan keluhan sakit kepala. Kepala terasa nyut ... nyut ... nyut ... Kalau sudah seperti ini lebih baik sakit hati daripada sakit gigi. Betul? Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa sakit gigi dapat menyebabkan sakit kepala?

Gigi yang berlubang besar dan dalam, kerusakannya mencapai saraf gigi di saluran akar gigi sehingga terasa lebih ngilu atau sakit. Proses berlubang akan berlangsung terus, sampai akhirnya rasa sakit juga meluas sampai ke kepala.

Walaupun pada awalnya yang mengalami kerusakan hanya saraf gigi, namun karena saraf-saraf yang ada dalam tubuh kita saling berhubungan, akhirnya saraf terdekat dari gigi yaitu saraf yang menuju kepala juga merespon rasa sakit tersebut.

Pada kondisi gigi yang rusak parah kemudian didiamkan terus menerus tanpa mendapatkan perawatan, akan mengakibatkan kematian atau kerusakan permanen saraf dan pembuluh darah di dalam gigi. Sisa-sisa jaringan yang rusak tersebut dapat menimbulkan infeksi di dalam gusi dan sering kali keluar nanah. Pada tahap ini, biasanya gigi tidak timbul rasa sakit lagi karena saraf gigi sudah rusak atau mati. Infeksi memicu produksi zat penghantar impuls saraf. Di antaranya substans P. Bahan tersebut menghantarkan impuls saraf ke serabut saraf lain, misalnya ke hidung atau daerah pelipis, sehingga daerah pelipis sering nyeri bila ditekan. Sedangkan jika masalahnya berupa gusi yang mudah berdarah, maka pada hidung di sisi yang sama dengan gusi sering terasa buntu walau tidak beringus.

Bakteri penyebab infeksi yang berasal dari gigi dapat masuk ke dalam pembuluh darah kemudian beredar ke seluruh tubuh. Adanya infeksi bakteri di dalam pembuluh darah tentu sangat tidak baik bagi kesehatan tubuh kita secara keseluruhan, oleh sebab itu sebaiknya gigi sumber infeksi dirawat. Perawatan yang dapat dilakukan adalah perawatan saraf gigi atau pencabutan bila kemungkinan keberhasilan perawatan saraf kecil.

Jika sakit gigi disertai sakit kepala, sebaiknya anda jangan terlalu sering minum obat anti nyeri baik untuk sakit gigi ataupun sakit kepala untuk meredakannya. Karena rutin menelan obat penghilang nyeri bisa membuat nyeri bertambah parah atau disebut kondisi bomerang rebound. Bila obat anti nyeri dikonsumsi terlalu sering, bisa menurunkan toleransi tubuh terhadap rasa sakit.

Sebagai patokan umum, dalam kondisi normal, sebaiknya anda tidak menelan obat anti nyeri lebih dari dua kali dalam sebulan, kecuali jika obat anti nyeri berasal dari ramuan herbal tumbuh-tumbuhan. Langkah yang paling tepat untuk meredakan sakit gigi disertai sakit kepala adalah dengan menghilangkan bakteri di dalam gigi penyebab infeksi dengan perawatan intensif dokter gigi.

[sumber] [LenteraInfo]
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Masukkan alamat email kamu untuk mendapatkan informasi menarik setiap harinya:

Jangan lupa untuk mengkonfirmasi langganan di alamat email kamu

Delivered by FeedBurner

Comments
0 Comments

0 comments:

Posting Komentar