Antasari: Tembak Saja Saya di Monas

Pastikan Anda sudah bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter, Cukup klik Tombol LIKE dibawah ini :

Jakarta - Di sela rapat dengan tim pengawas kasus Bank Century di DPR, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Antasari Azhar berkeluh kesan soal kasusnya. Antasari memohon agar ada yang membongkar kejanggalan kasus yang membelitnya, kasus dugaan pembunuhan Direktur Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen.

"Tolong bongkar kejanggalan perkara saya ini," kata Antasari yang didampingi pengacaranya, Maqdir Ismail di gedung DPR, Jakarta, Rabu 12 September 2012.

Antasari tidak bisa menjawab pertanyaan anggota Fraksi Hanura Akbar Faisal yang menyebut ada dugaan rekayasa dalam kasus ini. Menurut Antasari, bila menyebut kasusnya ada rekayasa, Antasari khawatir dituding membela diri.

Sebaliknya, bila tegas mengatakan tidak ada rekayasa dalam kasus pembunuhan itu. "Tapi ada hal begitu," kata Antasari. Maka itu, Antasari berharap fakta-fakta di persidangan tolong dibongkar.

Karena dalam kasus yang membuat dirinya ditahan sejak 4 Mei 2009 itu, Antasari melihat banyak hal yang janggal. Apa saja yang dinilai janggal? Adanya pesan singkat atau SMS fiktif, baju korban, dan jumlah tembakan.

"Luka tembak di kepala itu ada tiga. Siapa yang menembak dari depan? Selama ini publik tahu hanya dua peluru. Proyektil itu dari dua laras yang berbeda. Itu siapa? Bongkar!" tegas Antasari.

Antasari mengaku sudah melaporkan kejanggalan-kejanggalan ini. Tetapi hasilnya nihil. "Kami minta penetapan majelis hakim untuk bongkar. Tidak usah saya gantung di Monas, tembak saja saya di Monas," jelas Antasari.

[sumber] [LenteraInfo]
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Masukkan alamat email kamu untuk mendapatkan informasi menarik setiap harinya:

Jangan lupa untuk mengkonfirmasi langganan di alamat email kamu

Delivered by FeedBurner

Comments
0 Comments

0 comments:

Posting Komentar