7 Penyebab gangguan pendengaran pada anak

Pastikan Anda sudah bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter, Cukup klik Tombol LIKE dibawah ini :

7 Penyebab gangguan pendengaran pada anak

Kini, banyak anak sering menderita masalah pendengaran. Sayangnya, gejala gangguan pendengaran yang dialami anak masih sering diabaikan. Padahal itu bisa berujung pada gangguan tingkat lanjut atau bahkan tuli. Berikut adalah beberapa penyebab gangguan
pendengaran pada anak, seperti dilansir Boldsky.

1. Infeksi telinga

Anak-anak seringkali mengalami infeksi telinga, terutama di bagian
telinga tengah. Ini mungkin tidak menular, tetapi anak sangat membutuhkan perhatian khusus dan perawatan medis. Jika dibiarkan, masalah ini bisa mengakibatkan gangguan
pendengaran permanen pada anak.

2. Infeksi selama kehamilan

Wanita hamil yang mengalami infeksi parah, seperti campak Jerman dan toksoplasmosis, selama kehamilan, kemungkinan besar melahirkan anak dengan masalah pendengaran. Selain itu, kelahiran prematur juga dapat berakibat buruk pada pendengaran anak. Masalah diabetes saat hamil menjadi salah satu penyebab gangguan pendengaran yang dialami anak.

3. Genetika

Jika beberapa anggota keluarga Anda punya masalah gangguan
pendengaran, secara genetis anak akan menderita hal yang sama. Jika ya, Anda tidak dapat berbuat apa-apa.

4. Penyakit

Seorang anak bisa mengalami gangguan pendengaran akibat adanya
beberapa penyakit, seperti meningitis, campak, ensefalitis, cacar air, dan influenza. Gangguan dengar pada anak juga dapat terjadi, jika mereka terluka di daerah kepala.

5. Kebisingan

Suara keras bisa menimbulkan gangguan pendengaran pada anak. Ini bahkan dapat menimbulkan kerusakan permanen pada gendang telinga dan menyebabkan gangguan pendengaran permanen pada
anak.

6. Transfusi darah

DNA dalam darah yang ditransfusikan bisa memiliki beberapa masalah.
Hal ini ternyata dapat menyebabkan gangguan pendengaran pada anak.

7. Kelainan syaraf dan otak

Gangguan dengar terjadi ketika anak mengalami kelainan pada otak
dan gangguan syaraf. Sayangnya, Anda tidak bisa mengetahuinya,
tanpa melakukan diagnosa secara medis.

Jangan pernah mengabaikan masalah pendengaran pada anak. Untuk menghindari sesuatu yang lebih besar, sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter. Lebih baik mencegah daripada mengobati, bukan?

[sumber]
[LenteraInfo]
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Masukkan alamat email kamu untuk mendapatkan informasi menarik setiap harinya:

Jangan lupa untuk mengkonfirmasi langganan di alamat email kamu

Delivered by FeedBurner

Comments
1 Comments

1 comments:

Herman Bagus mengatakan...

makasih sob sharenya..

Posting Komentar