Sejarah Mengenai Permen

Pastikan Anda sudah bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter, Cukup klik Tombol LIKE dibawah ini :


Siapa sih yang buat permen pertama kali ? Wah, tidak ada yang tahu tuh. Habis sudah lama sih!
Resep permen sudah tertulis di makam Firaun Tutankhamen dan Ramses yang hidup 40 abad silam. Masa itu permen dibuat dari madu, rempah-rempah ditambah biji-bijian supaya gurih.

Ketika Iskandar Agung dari Masedonia menaklukan Persia, 24 abad yang lalu diketahui tentaranya suka mengisap-isap kand. Permen primitif itu adalah tangkai tanaman yang dicelup ke madu dicampur rempah-rempah.

Karena madu tidak mudah diperoleh, permen merupakan barang mewah. Kenapa tidak memakai gula saja? Habis, waktu itu manusia belum bisa membuat gula.


Baru pada aban ke-3 atau ke-4 manusia bisa membuat gula tebu di Persia. Pengetahuan ini menyebar ke Arab,Afrika Utara dan Eropa. Permen pun dibuat dari gula. Dalam bahasa Inggris permen disebut candy. Mungkin berasal dari kata kand (permen serdadu Iskandar Agung itu), mungkin pula dari kata Arab qand yang artinya gula.

Pada akhir abad ke-15, Columbus memperkenalkan tebu dari benua Amerika ke pelbagai tempat. Bermunculah perkebunan tebu dan kemudian pabrik gula di daerah tropis. Abad XIX, di zaman Kaisar Napoleon, produksi gula bit digalakan di Eropa. Di seluruh dinia menjadi lebih banyak dan lebih murah.
Pertengahan abad ke-19 manusia mampu membuat mesin-mesin canggih pembuat permen bisa dibuat banyak dan murah. Kira-kira seabad kemudian , di kota maupun di desa, kita bisa membeli permen.
Dulu di Indonesia, permen disebut “kembang gula” atau “gula-gula”. Kata “permen” Cuma dipakai untuk menyabut permen rasa peppermint yang putih, pipih, bulat, dan pedas. Entah bagaimana, kata permen bisa menggantikan “kembang gula” atau “gula-gula”.

[sumber] [LenteraInfo]
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Masukkan alamat email kamu untuk mendapatkan informasi menarik setiap harinya:

Jangan lupa untuk mengkonfirmasi langganan di alamat email kamu

Delivered by FeedBurner

Comments
0 Comments

0 comments:

Posting Komentar