Taksi Ferrari dan Porsche Ternyata Untuk Iklan Bank Mandiri

Pastikan Anda sudah bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter, Cukup klik Tombol LIKE dibawah ini :

Setelah menghebohkan Jakarta selama seminggu belakangan, taksi Ferrari dan Porsche akhirnya terungkap. Taksi yang sempat disemprit Dishub DKI karena memakai pelat kuning palsu itu ternyata digunakan untuk menyambut produk perbankan baru Bank Mandiri!

Director Micro and Retail Banking Bank Mandiri Budi G Sadikin menjelaskan kalau hadirnya taksi unik yang menggunakan mobil Ferrari dan Porsche itu merupakan trik mereka sebagai 'pemanasan' untuk menyambut peluncuran mobile banking terbaru Bank Mandiri.

"Kita dahului sejak seminggu yang lalu dengan teaser taksi Ferrari dan Porsche. Kenapa kami pilih itu? Karena kami seperti taksi. Taksi itu melayani penumpangnya, kami juga melayani nasabah," kata Budi dalam peluncuran produk di EX Plaza, Thamrin, Jakarta, Rabu (18/7/2012).

"Selain itu Ferrari adalah mobil yang canggih dan stylish. Produk yang berbeda dibanding yang lain dan memberi pengalaman yang berbeda bagi yang menggunakan dan melihatnya," tambah Budi.

"Orang yang melihatnya banyak yang ingin berfoto. Saya juga baru pertama kalinya saya duduk di kursi Ferrari. Kami juga ingin produk kami seperti Ferrari yang ingin dicoba semua orang," tuntasnya.

Taksi mewah Porsche atau Ferrari sendiri berkeliaran di jalanan Jakarta sejak Kamis, 12 Juli 2012.

Taksi ini mangkal di mal-mal dan pengguna bisa menggunakan gratis sampai 18 Juli 2012. Tampilan mewah tubuh Ferrari 360 Modena dan Porsche Boxster S model tahun 2011, diubah dengan balutan cat warna kuning dan stiker hitam putih. Di bagian atap pun terlihat jelas tulisan Taxi layaknya sebuah taksi di Amerika. Dalam operasionalnya pun dikawal oleh Patwal 1 motor polisi. Tapi pihak kepolisian sudah membantah melakukan pengawalan.

Aksi taksi Ferrari dan Porsche ini dihentikan Dishub DKI. Disebutkan Kepala Dishub DKI Udar Pristono, tidak ada izin penggunaan pelat kuning dan taksi. Persoalannya juga, taksi itu berseliweran bebas di jalan. Tak disebut juga buat iklan. Akhirnya aksi taksi palsu itu disetop. - Syubhan Akib, Detik.

[sumber][LenteraInfo]
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Masukkan alamat email kamu untuk mendapatkan informasi menarik setiap harinya:

Jangan lupa untuk mengkonfirmasi langganan di alamat email kamu

Delivered by FeedBurner

Comments
0 Comments

0 comments:

Posting Komentar