Putra Sylvestre Stallone Meninggal karena Overdosis ?

Pastikan Anda sudah bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter, Cukup klik Tombol LIKE dibawah ini :

Stallone dan Sage
Sylvester Stallone sangat terpukul dengan meninggalnya sang anak, Sage Stallone. Stallone yang tenar lewat Film Rocky dan Rambo ini dalam keadaan duka yang mendalam, apalagi anaknya tidak lama lagi akan melangsungkan pernikahan.

“Sylvester Stallone sangat sedih dan terpukul dengan meninggalnya Sage. Kepergian Sage akan membekas selamanya,” kata juru bicara Stallone, Michelle Bega, dalam satu pernyataan hari Sabtu (14/7).

“Sage dikenal sebagai anak muda yang baik dan sangat berbakat,” tambah Bega. Sage ditemukan tidak bernyawa di Apartemennya di Studio City, dekat Hollywood, hari Jumat (13/7). Spekulasi meninggalnya Sage masih simpang siur, namun beberapa sumber menyebut bahwa ia meninggal karena Overdosis obat terlarang.

Dari hasil visum dokter menunjukkan bahwa tidak ada tanda – tanda kekerasan juga bunuh diri pada tubuh sage, maupun di lokasi kejadian. Beberapa botol obat ditemukan di apartemen sage, namun beberapa visum lanjutan akan dilakukan beberapa hari kedepan.

Salah seorang pejabat yang menangani kasus kematian Sage Stallone, Ed Winter, kepada kantor berita Associated Press mengatakan dari sini akan diketahui apakah Sage Stallone Overdosis.

Beberapa surat kabar seperti TMZ mengatakan bahwa Sage meninggal karena Overdosis, sehingga penyelidikan akan di teruskan apakah Overdosis ini kecelakaan, disengaja atau ada penyebab lain.

[sumber] [LenteraInfo]
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Masukkan alamat email kamu untuk mendapatkan informasi menarik setiap harinya:

Jangan lupa untuk mengkonfirmasi langganan di alamat email kamu

Delivered by FeedBurner

Comments
3 Comments

3 comments:

Misbahudin mengatakan...

Kasian banget ya.................

zulham mengatakan...

begitulah kalau hidup yang jauh dari norma2 yang baik,..dimakan cacing dah,...hehehe

Abhi (jejak bocah) mengatakan...

misbahudin: iya, takdir enggak ada yang tau ya
zulham : mungkin aja kali ya, tapi tetep kita enggak tau kapan ajal kita sendiri

Posting Komentar