Biskuit Jatuh Di Lantai Tetap Bisa Dikonsumsi

Pastikan Anda sudah bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter, Cukup klik Tombol LIKE dibawah ini :

 Apakah Anda percaya bahwa makanan yang jatuh sebelum 5 menit masih aman? Ungkapan 5 menit ini sempat menjadi tagline beberapa waktu lalu pada sebuah iklan pembersih lantai.

Di luar negeri aturan seperti ini biasa dikenal dengan istilah ‘three second rule’. Namun, penelitian tersebut masih harus dilanjutkan untuk mendapatkan data yang lebih akurat seperti dilansir oleh Daily Mail.

Untuk membuktikannya, Manchenster Metropolitan University (MMU) melakukan pengujian terhadap 5 jenis makanan, seperti roti dengan selai, pasta, ham, biskuit, dan buah kering. Semua bahan tersebut dijatuhkan di atas lantai selama 3, 5, dan 10 detik.

Penelitian ini menggunakan tiga jenis waktu yang berbeda karena setiap makanan memiliki kandungan air yang berbeda. Hal ini yang akan menjadi kunci seberapa cepat bakteri akan tumbuh pada makanan tersebut.

Saat dilakukan pemeriksaan setelah waktu yang ditentukan, hasilnya adalah makanan dengan kandungan garam dan gula yang tinggi masih aman dikonsumsi.

Ham, salah satu produk makanan asin dan roti manis dengan selai berhasil lolos dalam seleksi ini. Berbeda dengan pasta dengan buah kering. Saat diambil setelah 3 detik makanan ini menunjukan tanda-tanda Klebsiella yang bisa berakibat buruk untuk kesehatan seperti pneumonia, infeksi saluran kemih, dan septikemia.

“Ham merupakan daging awetan yang telah melalui proses penggaraman. Nitrat di dalamnya mencegah pertumbuhan bakteri,” urai Kathy Less, petugas teknis MMU.

Sedangkan biskuit menjadi makanan yang paling aman untuk dikonsumsi meski telah jatuh selama 3, 5, hingga 10 detik. Ini karena biskuit memiliki kandungan air yang relatif sedikit.

[sumber] [LenteraInfo]
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Masukkan alamat email kamu untuk mendapatkan informasi menarik setiap harinya:

Jangan lupa untuk mengkonfirmasi langganan di alamat email kamu

Delivered by FeedBurner

Comments
0 Comments

0 comments:

Posting Komentar