Awas bahaya madu bagi bayi

Pastikan Anda sudah bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter, Cukup klik Tombol LIKE dibawah ini :

Bunda, kita tahu seperti apa khasiat madu yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh. Namun pemberian madu ini ternyata ada aturannya. Secara medis ternyata madu tidak boleh diberikan kepada bayi berusia kurang dari setahun.

Kenapa?
Peringatan akan bahaya madu ini disampaikan oleh dr. Ariani Dewi Widodo, SpA. Menurut dr. Ariani Dewi madu sangatlah tidak baik bagi anak di bawah usia satu tahun. Madu merupakan media yang sangat digemari oleh kuman Clostridium botulinum. Toksin kuman ini bernama Botulinum Toxic alias botoks. Botoks merupakan pelumpuh otot, yang biasanya disuntik di kulit.

Yang menjadikan bahaya bila penggunaan madu ini diberikan kepada anak usia di bawah satu tahun adalah masuknya kuman Clostridium botulinum ke dalam usus bayi yang belum rapat. Ini bisa berefek pada kesehatan yang tidak diinginkan. Beda halnya bila diberikan pada anak di atas usia satu tahun dimana kerapatan ususnya sudah semakin matang. Jadi cenderung tidak berefek negatif pada kesehatannya.

Hal ini juga diyakinkan oleh para ahli dari The Food Standards Agency, Inggris, walaupun kasus ini jarang terjadi namun bayi yang sistem pencernaannya belum sempurna bila terserang kuman Clostridium botulinum ini akan berefek pada kesehatannya. Bakteri Clostridium botulinum bisa berkembang dan memproduksi racun mematikan penyebab botulisme.

Bila bayi mengidap botulisme ini akan mengalami kelemahan otot dan masalah pernapasan. Oleh karena itulah bagi para bunda janganlah memberikan madu pada anak usia di bawah satu tahun dengan alasan apa pun. Meski itu untuk obat ataupun pemanis makanan JANGAN lakukan.

[sumber] [LenteraInfo]
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Masukkan alamat email kamu untuk mendapatkan informasi menarik setiap harinya:

Jangan lupa untuk mengkonfirmasi langganan di alamat email kamu

Delivered by FeedBurner

Comments
0 Comments

0 comments:

Posting Komentar